Program Pengabdian Masyarakat Kolaborasi "Manajemen Keuangan Usaha Madu Teran Honey in East Belitung Integration of Conservation Enterprises Community (ICONIC) Belitung Timur”

Authors

  • Fournita Agustina Dosen Program Studi Magister Ilmu Pertanian, Perikanan dan Kelautan Universitas Bangka Belitung 33172 Indonesia
  • Evahelda Dosen Program Studi Magister Ilmu Pertanian, Perikanan dan Kelautan Universitas Bangka Belitung 33172 Indonesia
  • Nyayu Siti Khodijah Dosen Program Studi Magister Ilmu Pertanian, Perikanan dan Kelautan Universitas Bangka Belitung 33172 Indonesia
  • Ahmad Sumarwan Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Pertanian, Perikanan dan Kelautan Universitas Bangka Belitung 33172 Indonesia
  • Demsi Apriadi Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Pertanian, Perikanan dan Kelautan Universitas Bangka Belitung 33172 Indonesia
  • Annawawi Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Pertanian, Perikanan dan Kelautan Universitas Bangka Belitung 33172 Indonesia
  • Hasbullah Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Pertanian, Perikanan dan Kelautan Universitas Bangka Belitung 33172 Indonesia
  • Sandi Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Pertanian, Perikanan dan Kelautan Universitas Bangka Belitung 33172 Indonesia
  • Syafarudin Tendik Program Studi Magister Ilmu Pertanian, Perikanan dan Kelautan Universitas Bangka Belitung 33172 Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61548/pa.v1i2.43

Abstract

Pengembangan usaha madu di Belitung Timur berpotensi tinggi berkat kekayaan alam hutan yang mendukung keberlangsungan habitat lebah Trigona penghasil madu tanpa sengat, atau madu teran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas manajemen keuangan bagi penggiat madu teran agar mereka dapat mengelola arus kas, merencanakan keuangan, serta meningkatkan daya saing produk secara berkelanjutan. Berdasarkan analisis lapangan, para penggiat menghadapi tantangan dalam pengelolaan keuangan yang sebagian besar masih dilakukan secara tradisional dan kurang tertata, terutama dalam pencatatan pendapatan dan pengeluaran, sehingga sulit menentukan keuntungan bersih usaha. Pelatihan manajemen keuangan yang diselenggarakan dalam program ini mengajarkan konsep dasar pencatatan keuangan, analisis laba rugi, dan perencanaan anggaran yang diharapkan dapat membantu peternak madu dalam membuat keputusan keuangan yang lebih baik. Rencana tindak lanjut yang diharapkan dari kegiatan ini adalah pendampingan intensif perlu dilakukan guna mendukung para peternak dalam menerapkan manajemen keuangan yang efektif. Melalui sinergi triple helix antara akademisi, pemerintah, dan sektor industri, diharapkan dapat  mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam pengelolaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) madu teran, serta memperkuat jaringan pemasaran untuk memperluas jangkauan produk hingga pasar nasional. Diharapkan dengan keterampilan manajemen keuangan yang lebih baik, produk madu teran Belitung Timur dapat bersaing secara kompetitif dan memberikan manfaat ekonomi serta lingkungan yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat.

Downloads

Published

2024-12-30

Issue

Section

Articles