Pemberdayaan Masyarakat Pesisir melalui Edukasi Kesehatan dan Pemantauan Lingkungan Pesisir di Kelurahan Bungkutoko

Authors

  • Haslianti Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Halu Oleo, Jalan H.E.A. Mokodompit Anduonohu, 93232, Indonesia
  • Adi Imam Wahyudi Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Halu Oleo, Jalan H.E.A. Mokodompit Anduonohu, 93232, Indonesia.
  • Armid Program Studi Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Halu Oleo, Jalan H.E.A. Mokodompit Anduonohu, 93232, Indonesia
  • Fahmiati Program Studi Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Halu Oleo, Jalan H.E.A. Mokodompit Anduonohu, 93232, Indonesia.
  • Rahmadani Jurusan Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Halu Oleo, Kendari

DOI:

https://doi.org/10.61548/pa.v2i2.60

Keywords:

Pemberdayaan Masyarakat, kesehatan Ekosistem Pesisir, monitoring Lingkungan, bungkutoko

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan masyarakat pesisir dalam menjaga kesehatan ekosistem pesisir, khususnya ekosistem mangrove, padang lamun, dan terumbu karang di Kelurahan Bungkutoko, Kecamatan Nambo, Kota Kendari. Tekanan lingkungan yang meningkat akibat aktivitas domestik, pembangunan pesisir, dan pembuangan limbah berdampak pada penurunan kualitas ekosistem, sehingga diperlukan upaya pemberdayaan berbasis edukasi dan pemantauan lingkungan. Program ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu sosialisasi konsep kesehatan ekosistem pesisir, observasi lapangan menggunakan metode sederhana, serta pembentukan kelompok masyarakat peduli lingkungan “Sahabat Pelita Laut Bungkutoko”. Kegiatan sosialisasi dilakukan dengan pendekatan partisipatif untuk memperkuat pemahaman warga mengenai fungsi ekologis mangrove, lamun, dan terumbu karang sebagai penopang kehidupan biota dan perlindungan alami pesisir. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan warga dan tumbuhnya kepedulian ekologis, yang diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam proses monitoring lapangan. Pembentukan kelompok masyarakat menjadi dampak berkelanjutan yang penting, karena dapat melanjutkan kegiatan pemantauan ekosistem secara mandiri. Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah kelurahan, dan masyarakat, program ini memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesadaran lingkungan dan penguatan kapasitas lokal dalam pengelolaan sumber daya pesisir secara berkelanjutan

Downloads

Published

2025-12-20

Issue

Section

Articles